Ada yang bertanya padaku, adakah cinta sejati dinegeri ini?
Sebelum aku menjawabnya cobalah kita kaji apa sih sejatinya cinta sejati itu.
Cinta sejati yang identik dengan mencintai adalah keiklasan kita dalam berkorban untuk orang yang kita cintai bukanlah keinginan dan nafsu untuk memiliki.
Lantas apa bedanya nafsu dan cinta?
Dalam nafsu belum tentu ada cinta tetapi dalam cinta pastilah ada nafsu (nafsu yang terkendali).
Nafsu tanpa cinta hanya 'kan berjalan tanpa batas dan kontrol dimana hanya akan merusak kesucian nilai cinta
Bisakah cinta dibuktikan?
Tidak... Cinta tidak bisa dibuktikan tetapi hanya dapat dirasakan.kalau ada yang meminta bukti seberapa besar cinta kita pada orang yang kita cintai jawabannya adalah "tanyakan pada hatimu"
Bohong besar kalo cinta harus dibuktikan dengan ciuman, pelukan dan yang lebih ekstrim lagi dengan hubungan sex itu bukanlah cinta melainkan pemerkosaan atas nama cinta.
jika ada yang memaksa kita untuk membuktikan cinta kita dengan hal- hal tersebut , tinggalkan dia, karena dia tidak mencintai kita. Dia bukanlah seorang pecinta melainkan seorang pemerkosa berkedok cinta.
Jangan tangisi dan sesali , tinggalkan dia
Lantas masih adakah cinta sejati dinegeri ini?
Ada tunggu saja
Memperkosa atas nama cinta
Kalo dah cinta mo bilang apa
Cinta, cinta dan cinta lagi. Yuppp sebuah masalah klasik yang dari dulu hingga sekarang selalu
menjadi masalah diantara insan manusia.
Suatu hari ada seseorang wanita yang jatuh cinta kepada seorang pria. Entah karena pesona apa yang dimiliki sang pria hingga sang wanita pun terpikat dan terjerat kedalam jaring jaring cinta sang pria.
Suatu hari sang wanita merasa ada sesuatu yang bergolak dalam hidupnya, manakala lingkungan sekitarnya mengatakan bahwa dia ga pantas mencintai sang pria tersebut karena pria tersebut
hanyalah pria biasa yang tidak mempunyai kelebihan.
sebuah kisah yang sangat dan sangat biasa.
Secara banyak pemain - pemain cinta yang timbangannya berat sebelah.
Seorang yang cantik mencintai yang (maaf) jelek rupa atau biasa saja.
lantas siapa yang salah??
ga da yang salah.
Ada "Jelek" karena ada yang cakep, dan ada yang cakep karena ada yang "jelek".
"cinta tak kan hadir jika kita menunggu seseorang yang sempurna
tapi cinta akan hadir jika kita bisa menerima ketidaksempurnaan seseorang
dan mencintainya dengan cara yang sempurna"
tapi kalo memang ada yg sempurna kenapa tidak ya...!!!!
Pesanku buat seseorang yang merasa tahu tulisan ini
jika kau tanya padaku apa bedanya belajar pemrograman dan cinta
"untuk bermain cinta kadang kita tak pernah memakai logika
tapi belajar pemrograman kita harus pake logika, karena komputer penuh dengan logika
sedangkan cinta tak dapat ditebak apa mauanya hati."
Kau bukanlah untukku
Pernah ga sih kita jatuh cinta?
Pasti pernah dong. Lalu apakah cinta kita berjalan mulus sesuai yang kita harapkan?
Ada yang tidak dan ada yang iyakan.
Kalo iya sih enak, hati berbunga bunga. Nah kalo bagi yang cintanya berpangku sebelah tangan,
gimana coba?
Pastinya sedih dan sakit hati kan. Makan ga enak tidur ga tenang bawaan pengen nangis.
Bagaiamana cinta kita bisa berpangku sebelah tangan. Bisa jadi sang Doi yang kita taksir menolak kita karena tidak suka atau karena sudah memiliki kekasih.
Salah ga sih kita mencintai orang yang sudah berpunya ?
Ga salah sih. Cuma akan salah bilamana kita memaksakan perasaan kita tanpa pertimbangan yang matang.
Tapi perasaan ini ga bisa dipendam ?!
Memang kalo hati kita terlanjur suka ama seseorang sukar sekali tuk melupakan seseorang yang kita sukai. Sukar sekali membuang rasa ini.
Apalagi bilamana masih melihatnya dihadapan kita wow menyiksa sekali.
Nah apa yang harus kita lakukan, yakinkan dulu diri kita, apakah perasaan ini cinta sebenarnya atau hanya simpati belaka. Kalo memang kita benar benar
mencintainya, apakah diri kita mampu membahagiakannya melebihi kekasihnya.
Kalo memang kita merasa mampu memberinya lebih bolehlah kita mencintainya.
Tapi ingat tidak dengan jalan merusak hubungannya.
Lalu apakah kita hanya menjadi penggemar rahasinya saja.
Tentu tidak, kalo emang tuh doi simpati juga dengan kita utarakan saja rasa suka kita padanya, supaya dia tahu bahwa kita mencintainya.
Tapi perlu diingat kita hanya ingin dia tahu saja kalo kita mencintainya, tapi jangan mengharapkan dia membalas cinta kita, Akankah kita bahagia di atas
penderitaan orang lain. Lalu bagaimana dengan perasaan kekasihnya pasti terluka jua kan.
Kita hanya bisa memberi, hanya bisa merelakannya bahagia dengan kekasihnya. Kalau memang kita mencintainya pasti kita ingin dia bahagia kan.
Biarkanlah dia bahagia dengan kekasihnya. Yang penting bahwa dia sudah tahu kalo kita mencintainya dan telah merelakannya bahagia dengan orang lain.
Kita serahkan saja pada Tuhan yang maha kuasa kalau memang dia jodoh kita,pasti kita akan dipersatukan. Setidaknya kita sudah berusaha.
Terkesan basi banget ya sarannya.
Ya mau gimana lagi ini yang terbaik diantara kita bertiga.
Biarlah waktu yang memutuskan biarkanlah waktu bergulir diatas derita kita.
Ingat kebahagiaan tak selalu berupa kesenangan, tapi bisa berupa derita kalo kita bisa merasakannya.
Isilah waktu kita dengan kegiatan yang bisa menenangkan hati kita. Usahakan jangan sering merenung karena pasti kita hanya akan ingat si dia. Pastinya akan
menambah sakit memar dihati ini.
Kita memang butuh waktu untuk mengubah semua ini. Tuhan pasti punya niat lain diatas semua ini walo sakit bagi kita. Katakan saja pada hati kita "Kau
bukanlah untukku"
... Getar ini merasuk tak kentara
Membuat sebuah kubangan dalam hati.
Terngiang kian tak pasti
Tuk ungkapkan rasa ini
Namun kelu dalam bisu
Hanya diam dalam senyum
Menahan dera hati ini
Kau tercipta bukan untukku...
... Langkahmu menyibak mataku
membuka hatiku
Menaburkan aroma wewangian jiwa
Mengubur duka lama
Membuka luka baru
kau biarkan terbuka
dan kau tinggalkan tanpa rasa...





